Suraqah Bin Malik, Penanti janji Rasulullah saw

Artikel kali ini akan membahas Suraqah bin Malik, siapa dia? Janji apakah yang Rasulullah berikan kepada sahabat yang satu ini? Yuk, simak di artikel ini!

Suraqah berasal dari Bani Madlaji yang lokasinya ada di dekat Mekkah. Saat itu, para kafir Quraisy terbangun dari tidur mereka, ternyata Rasulullah saw berhasil meloloskan diri, untuk hijrah ke Madinah. Orang-orang Quraisy pun mulai mencari kesana kemari, tapi mereka tidak menemukannya.

Orang-orang Quraisy pun membuat sayembara, “Siapa saja yang berhasil menemukan nabi Muhammad saw, hidup atau mati, akan diberi 100 ekor unta betina bagus”. Saat itu Suraqah mendengar sayembaranya. Dia berniat akan menangkap nabi Muhammad saw sambil diam-diam.

Ia berangkat diam-diam dikarenakan ingin 100 ekor unta betina yang bagus itu untuk sendiri saja. Dia meminta pembantunya untuk menyiapkan kuda, baju besi, pedang serta panah. Kudanya itu diikat di sebuah lembah, orang-orang pun tidak boleh tahu.

Suraqah pun mulai mencari Rasulullah saw, tetapi ketika melihat dan hendak dibunuh, kaki kudanya terjatuh ke dalam pasir. Jadinya, Suraqah terjatuh ke tanah, tetapi Suraqah sudah niat sekali dan akhirnya terus mengejar nabi Muhammad saw.

Tapi, kaki kuda Suraqah terus jatuh sampai tiga kali. Setelah yang ketiga, Suraqah pun berkata kepada Rasulullah saw “Wahai nabi Muhammad saw, aku sekarang tidak akan mengejarmu lagi! Tolonglah aku, karena kaki kudaku tidak bisa diangkat”

Rasulullah saw pun berdoa dan kaki kuda Suraqah pun berhasil keluar.

Lalu Rasulullah saw bersabda “Wahai Suraqah, bagaimana kalau nanti engkau memakai gelang kebesaran Kisra Bin Hurmuz?” Suraqah menjawab “Gelang kebesaran Kisra Bin Hurmuz?” Rasulullah saw meyakinkan Suraqah dengan berkata “Ya! Gelang kebesaran Kisra Bin Hurmuz”

Suraqah masuk islam sembilan bulan sebelum Rasulullah saw wafat, loh! Pada jaman khalifah Umar, Persia mulai ditaklukkan kotanya satu-persatu.

Harta rampasan pun mulai bertumpuk. Salah satunya adalah gelang kebesaran Kisra Bin Hurmuz. Umar pun mengumpulkan orang-orang untuk dibagi, hasil rampasan perangnya.

Salah satu dari semua orang itu adalah Suraqah Bin Malik. Umar pun memakaikan baju lengkap dengan celana dan sepatu Kisra Bin Hurmuz, Umar pun juga memakaikan gelang milik Kisra Bin Hurmuz.

Orang-orang pun pada bertakbir melihat Suraqah memakai pakaian kebesaran Kisra Bin Hurmuz. Umar pun juga memuji-muji Suraqah.

Baca juga : Muawiyah bin Abu Sufyan dan Uqbah bin Amir Al-Juhani

Sekian dulu cerita tentang Suraqah bin Malik, sampai ketemu di artikel-artikel lainnya, baik shiroh ataupun yang lain. Wassalamu’alaikum warrah matullahi wabarakatuh.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *