Sultan Hasanuddin

Assalamualaikum, sekarang aku mau memberi tahu tentang sejarah Sultan Hasanuddin.

Sultan Hasanuddin dilahirkan di kabupaten Gowa(Berada di Sulawesi Selatan, Makassar) Pada tahun 12 Januari 1631. Oiya, Sultan Hasanuddin nama aslinya adalah I Mallambasi dan ada 6 bersaudara. 2 laki-laki dan 4 perempuan, ia adalah saudara yang ke dua.

Ayahnya adalah raja Gowa ke-15 dan Sultan Hasanuddin adalah raja yang ke-16. Banyak juga ya raja Gowa! Ayahnya bernama Sultan Muhammad Said dan ibunya bernama I Sabbe.

Saat I Mallambasi lahir, ayahnya belum jadi raja. Baru setelah umur 8 tahun, ayahnya jadi raja. Pada usia itu juga I Mallambasi mulai belajar mengaji, dan akhirnya ia berubah nama menjadi Muhammad Bakir.

Oiya, Gowa saat itu tergantung pada kehidupan berdagang. Tetapi Belanda memonopoli(menguasai) perdagangan rempah-rempah yang ada di Gowa. Saat Sultan Hasanuddin menjadi raja, kondisi ini semakin ribut dan akhirnya jadi perang.

Oiya, saat perang itu tahun 1666 loh! Belanda mengirimkan 21 kapal perang dan 1000 tentara, banyak ya. Sultan Hasanuddin dibantu oleh para bangsawan kerajaan dan tentara kerajaan semakin menambah pasukan.

Tahu gak? Orang Belanda sampai menjuluki dia “Ayam jago dari timur”, berarti keren ya! Ketika Belanda terdesak, dikirim kembali pasukan dari Jawa dengan senjata lebih canggih..

Eh iya, perang ini berbulan-bulan loh, jadinya Belanda selalu minta pasukan tambahan. Lama-kelamaan pasukan Sultan Hasanuddin semakin lemah, dan akhirnya pertarungan selesai ketika benteng kerajaan rusak dan runtuh.

Sultan Hasanuddin turun tahta, dan digantikan oleh putranya yang bernama Sultan Amir Hamzah. Sultan Hasanuddin wafat tahun 12 Juni 1670.

Sumber: Pahlawan Indonesia

Penulis: Yudhistira Ikranegara

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *