Sejarah Panasonic, Perusahaan Raksasa dari Jepang

Sejarah Panasonic

Artikel baru kali ini membahas sejarah Panasonic. Yah, siapa yang belum tahu merek ini? Panasonic adalah perusahaan yang bergerak di teknologi. Sudah tersebar di berbagai negara, termasuk di negeri Indonesia ini.

Pendirinya mempunyai inisial KM. Mungkin nama ini tidak begitu terkenal dibanding mereknya. Oiya, keuntungan bersih Panasonic pun besar, sekitar US$  4.3 miliar! Kalau diubah ke rupiah, bisa 43 triliun.

Penasaran-kah siapa KM? Simak seterusnya sampai habis, ya! Semoga menambah pengetahuan Anda, dan selamat membaca!

1. Masa Kecil & Remaja KM

Ketika usianya 9 tahun ia dikirim ke Osaka untuk jadi pembantu rumah tangga dan merawat anak majikan. Gajinya 10 sen per bulan. Meskipun usianya masih kecil, ia sangat rajin dan bertanggung jawab.

Salah satu alasan ia menjadi pembantu karena untuk membantu meringankan bebab keluarga. Yang saat itu sedang bangkrut. Ketika sudah remaja, ia bekerja di sebuah pabrik sepeda dan menjadi teknisi. KM mendapat pekerjaan itu karena bantuan majikannya,

Di tempat barunya, remaja ini melakukan berbagai macam aktifitas. Meski itu diluar pekerjaannya sebagai teknisi. Misalnya melayani pelanggan, membenarkan sepeda, melayani pembelian dan sebagainya.

Akhirnya, karena sikap yang terbuka tersebut, KM sudah mulai mengerti cara mengelola usaha.

2. Awal Mula Panasonic

Usia 16 tahun, remaja ini pindah ke pabrik Osaka Electric Light. Itu karena ia tertarik pada trem listrik. Disana, ia bertugas mengatasi perbaikan kabel. Dua tahun bekerja, KM memutuskan sekolah malam-malam, di Kansai School of Commerce and Indutry.

Akhirnya ia bekerja sambil belajar. Karirnya terus naik. Bahkan di usianya yang ke 22 tahun, KM menjadi penguji para mandor.

Tujuh tahun sudah ia bekerja. KM pun sudah merasa cukup menguasai kelistrikan. Akhirnya, pemuda ini berhenti dan memulai usaha sendiri.

Modalnya hanya 62 yen (6.200 rupiah). Itu pun dari tabungannya sebesar 20 yen (2.000 rupiah) dan uang pesangon sebesar 42 yen (4.200 rupiah). Bisnisnya dimulai dari sebuah rumah kontrakan. Yang ukurannya hanya sekitar 40m2.

Apa yang bisa dihasilkan dengan modal 62 yen saja? Yups, yaitu cikal bakal raksasa bisnis di bidang elektronik. Yang terkenal dengan nama Panasonic!

Oiya, Panasonic itu bisa dibilang nama perusahaan nomor dua. Karena, awalnya perusahaan elektronik itu bernama Matsushita Electric Industrial (lumayan panjang namanya).

3. Panasonic Pernah Hampir Bangkrut

Tahun 1930, perusahaan ini hampir bangkrut. Tidak seperti perusahaan lainnya yang memberhentikan karyawan, KM malah memilih menggeser posisi karyawan. Misalnya karyawan itu awalnya menjadi buruh pabrik. Tapi ketika digeser, akhirnya karyawannya menenempati posisi penjualan

Tidak hanya itu, KM memutuskan untuk memotong jadwal produksi barang. Akibatnya gudang penuh dengan barang yang tidak terjual. Berbagai pihak mendesak pemimpin ini agar karyawannya sebaiknya dipecat.

Tapi KM tentu berbeda pendapat. Ia memutuskan untuk tidak memecat karyawan. Apalagi karyawan yang sudah dianggap keluarga.

Akhirnya, Panasonic berhasil keluar dari masalah bangkrut itu, tapi, tidak hanya sampai disitu.

***

Panasonic pun berhasil bertahan dari bangkrut itu. Dan perusahaan ini sampai di tahun terjadinya perang dunia II. Sebenarnya, KM bisa saja memproduksi bahan untuk mesin perang Jepang. Tapi ia tidak mau melakukannya.

Dan Anda tahu kan bagaimana akhir perang dunia II? Yups, Jepang kalah dan Sekutu menguasai. Oleh pemerintah militer, KM disuruh memberhentikan seluruh produksi. Bahkan orang ini hampir di geser dari kepemimpinannya.

Untung saja ia punya karyawan yang setia. Karyawannya memprotes pada pemerintah militer dan meminta agar KM tetap dibolehkan jadi pemimpin.

Orang ini terus meyakinkan para petinggi pemimpin militer. Ia juga menjanjikan kalau Jepang akan jadi kekuatan dunia, tapi dengan cara damai. Para petinggi itu pun akhirnya mengizinkan KM untuk melanjutkan produksi.

Panasonic akhirnya berhasil bertahan untuk kedua kalinya. Perusahaan ini pun mulai membesar dan membesar. Serta mulai terbang ke negara lain.

3. Siapa KM? Dan Apa Hikmahnya?

Konosuke Matsushita

Hikmah terbesar dari kisah sejarah panasonic adalah kemauan keras untuk belajar. Dan tentu tanpa hitung-hitungan. Selain itu komitmen untuk berkembang. Karena itulah, ia berhasil mendirikan perusahaan sendiri. Dan berhasil mengembangkannya menjadi perusahaan raksasa di dunia.

Jadi, siapakah KM? Ia adalah Konosuke Matsushita, si pendiri Panasonic!

Oke, sekian dulu artikel mengenai sejarah panasonic ini. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda yang membacanya! Wassalamualaikum warrah matullahi wabarakatuh.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *