Phaseolus Aureus, Tanaman Apa Ya? Anda Tahu?

phaseolus aureus

Sudah pernah mendengar, Phaseolus Aureus? Mungkin kurang familiar, ya, dengan nama ini. Tanaman ini sangat mudah ditanam kok, bahkan siapa aja bisa nanam asal punya bibitnya (mung bean).

Tapi, salah satu kandungan gizinya adalah kalori yang berfungsi untuk memberikan energi yang dibutuhkan tubuh supaya bisa beraktivitas dengan kuat dan sehat.

Ya sudah, kalau begitu, yuk kita langsung saja. Lihat daftar isi, simak artikelnya dan temukan namanya di Indonesia! Semoga bermanfaat!

Sekilas Tentang Tanaman Ini

Phaseolus aureus sering dijadikan sebagai bahan pangan. Tanaman ini juga digolongkan sebagai sayur-sayuran. Tanaman ini bisa dibagi menjadi tiga bagian, yaitu :

1. Radikula (akar embrio)

2. Hipokotil

3. Dan kotiledon (daun lembaga)

Tanaman ini merupakan tumbuhan muda yang baru saja berkembang dari tahap embrionik di dalam biji. P Aureus memiliki jenis-jenisnya juga loh, yaitu :

A. P Aureus Mung Bean

B. P Aureus Alfafa

C. P Aureus Kacang Kedelai

Nah, jadi itulah sekilas tentang tanaman ini. Yuk, kita ke pembahasan berikutnya!

Apa Saja, Faedahnya?

Faedah tanaman ini sangat banyak, tapi aku hanya membahas 8 dari banyaknya manfaat. Diantaranya :

1. Membantu cegah penyakit kanker

2. Membantu menjaga kita dari penyakit jantung

3. Melancarkan pencernaan

4. Menjadi sumber antioksidan yang berfungsi untuk melindungi sel-sel dari kerusakan karena radikal bebas

5. Jika ada luka, bisa makan tanaman ini. Jadi, lukanya bisa cepat sembuh

6. Bantu perkuat kekebalan tubuh

7. Jaga kesehatan jantung

8. Bisa membantu menyehatkan rambut

9. Dan masih banyak lagi

Eits, jangan ketinggalan juga, kandungan gizi tanaman ini juga ada seabrek, loh. Apa aja? Lihat dibawah ini.

1. Kalori

2. Sodium

3. Lemak

4. Karbohidrat

5. Serat

6. Protein

7. Gula

8. Vitamin A

9. Vitamin B

10. Vitamin B1

11. Vitamin B5

12. Vitamin C

13. Vitamin K

14. Zat besi, kalsium dan kalium

15. Magnesium, fosfor dan mangan

16. Asam lemak omega 3

17. Dan masih banyak lagi seabrek kandungan gizi lainnya

Cara Tanam-Menanam Tanaman Ini

Sebenarnya, mudah saja untuk menanamnya (tapi mungkin agak asal-asalan bagi yang awam, termasuk aku sih). Inilah cara yang pernah aku pakai untuk menanam tanaman ini.

1. Siapkan media tanam (bisa kapas atau dalam mangkok pun bisa juga, loh).

2 Lalu siapkan bibitnya, yaitu mung bean (tentang mung bean bisa baca di link yang ada di pembukaan).

3. Rendam mung bean dalam mangkok berisi air, tidak usah penuh airnya, secukupnya.

4. Biarkan tanaman ini dalam semalam

5. Dan, esoknya tanamannya sudah tumbuh deh!

Kalau pakai kapas, mungkin tidak dalam semalam, menunggu beberapa hari dulu. Tapi, jika pakai mangkok, dalam semalam udah bisa tumbuh (percobaan sendiri). Tapi, bagaimana sih, cara menanam yang benar? Lihat dibawah ini.

1. Siapkan lokasi penanaman (lokasinya ialah tempat teduh, suhu ruangannya 25˚ dan lokasinya aman dari kotoran / polusi.

2. Siapkan bahan (contohnya gelas plastik bekas / mangkok, pisau / gunting, kapas dan tentu saja air).

3. Siapkan benih yang mempunyai kualitas baik

4. Masukkan kapas kedalam wadah penanaman, ketebalannya sekitar 2-4 cm. Lalu basahi dengan air

5. Rendam benihnya selama 24 jam supaya tidak berhenti tumbuh (jangan lupa ganti air rendamannya sebanyak 4 / 5 kali agar kualitas benihnya baik

6. Setelah 24 jam, angkat benihnya dan keringkan

7. Sudah selesai dikeringkan? Ok, sekarang letakkan benihnya di kapas yang sudah disiapkan sebelumnya

8. Jangan lupa, beri jarak antara benih satu dengan benih lainnya, supaya tumbuhnya lebih baik

9. Siram tanaman ini 2-3 hari sekali, supaya kapasnya tetap basah dan kualitas tanaman P Aureus tetap baik

10. Setelah 7 hari, barulah tanaman bisa dipanen!

Terlihat cukup rumit, ya cara diatas. Tapi, memang itulah cara menanam yang lebih baik (kalian pakai yang 10 langkah itu, ya, jangan yang 5 langkah. Soalnya yang itu masih awam😁😀).

Bagaimana Ciri-Cirinya?

Dari cara penanamannya diatas, sepertinya kamu sudah mulai dapat petunjuk. Tapi masih belum tahu? Ya sudah, lihat ciri-cirinya!

1. Tanamannya tumbuh secara keal (tumbuhnya ke atas)

2. Tanamannya ini dikotil

3. Tanamannya ini plantula (tumbuh langsung dari biji), radikula (bakal calon akar) dan kaulikulus (batang lembaga)

4. Tumbuhannya berakar tunggang

5. Tumbuhannya juga belum mempunyai daun yang jelas

6. Semua bagiannya masih termasuk golongan meristem muda. Meristem sendiri ialah jaringan di tumbuhan yang tersusun atas sel aktif yang membelah.

7. Hampir seluruh batang dan akarnya belum jelas

Nah, jadi itulah 7 cirinya, belum tahu juga? Ya sudah, lihat di penutup!

Penutup

Jadi, nama tanaman yang lebih dikenal di Nusantara adalah Kecambah / Taoge. Sementara nama Phaseolus Aureus adalah nama latinnya.

Dibawah ini adalah foto kecambah yang bersumber dari Unsplash.com

phaseolus aureus

Baca juga : Food and Nutrition dan Cucumis Sativus?

Sekian dulu artikel ini, semoga semakin bermanfaat ya. Wassalamu’alaikum warrah matullahi wabarakatuh.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *