Persahabatan online 3 anak

Umar hari itu ada kelas online, rupanya, akan ada pelajaran matematika.

“Assalamu’alaikum” ujar Umar di bagian text chat

Salam Umar itu langsung dijawab oleh dua anak, bernama Sasongko dan Yahya. Selesai pelajaran, Umar, Sasongko dan Yahya mengobrol sebentar di kelas online itu.

“Hei, nama kamu Umar, kan?” tanya seorang anak bernama Sasongko

“Iya” jawab Umar

“Kalau aku, Yahya! Hehe” seru seorang anak lagi yang bernama Yahya

“Gimana kalau kita bersahabat? Terus bikin grup, gitu” kata Sasongko

Umar terkejut, padahal baru berteman dalam satu kali pertemuan, sudah ngajak sahabatan. Tapi, kawannya yang bernama Yahya, mau-mau saja. Akhirnya, Umar pun ikut juga.

Terus begitu, 3 anak itu selalu datang setiap pertemuan di kelas online. Dan selalu mengobrol ketika pelajaran sudah selesai dan yang lain sudah keluar dari kelas online.

Sampai suatu hari, ketiga anak ini seperti biasa berbincang-bincang selesai kelas. Lalu, temannya yang bernama Yahya berkata, “Umar, Sasongko, aku nanti nggak sekolah online lagi ya”

“Kenapa?!” tanya Sasongko terkejut

“Karena, aku mau sekolah formal lagi. Nggak homeschooling, lagi. Jadi, nggak sekolah online disini” jelas Yahya

“Nggak seru dong” timpal Umar

“Kan, kita masih bisa berbincang-bincang lewat e-mail atau di grup, kan?” tanya Yahya

“Oiya, aku lupa!” seru Umar

“Hahaha….” ketiga teman itu tertawa, tapi lewat kolom chat-nya

Akhirnya, esok harinya, ketika ada kelas, Umar dan Sasongko cuman berdua saja. Tapi, mereka berdua sedikit merasa ada yang kurang. Berbulan-bulan kemudian…

Umar dan Sasongko masih terus satu kelas, padahal sudah kelas 6 di kelas online itu. Tapi, hari itu, mereka terkejut, rupanya Yahya datang lagi! Katanya sih, dia putus sekolah dan mau sekolah online lagi, alias mau homeschooling lagi.

Umar dan Sasongko langsung senang lagi, persahabatan 3 anak itu terus terhubung sampai kelas 2 SMP di kelas online.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *