Legenda Biru : Sejarah 2000 Tahun (Vol 5)

Akhirnya kami berempat mendapatkan satu kunci perak. Karena masih ada dua tempat dengan penjagaan ketat, kami mencoba kesana. Siapa tahu kami dapat informasi lain tentang Legenda Biru.

Ruangan kedua lokasinya berada dibawah tangga. Entah kenapa penjagaannya tidak terlalu rapat lagi. Menurut prediksi Hamzah, kunci perak merupakan inti bangunan ini. Jadinya ketika diambil, berbagai penjagaan menjadi berkurang.

Begitu pintu utama dibuka, terlihat banyak sekali buku. Kami dengan mudah menyimpulkan kalau ini perpustakaan. Tidak hanya buku, ada juga benda-benda seperti senjata.

Ali penasaran, dia mencoba mengambil salah satu buku dengan sampul warna biru. Ternyata isinya membahas sejarah 2000 tahun yang lalu. Itu adalah awal dari pengetahuan yang sangat maju di dunia.

Buku itu langsung menarik perhatian kami. Disana tertulis jika di masa itu, kendaraan beroda masih banyak digunakan. Sayangnya, asap malah tersebar ke berbagai penjuru.

20 tahun kemudian, muncul seseorang yang memperkenalkan sebuah teknologi kendaraan baru. Orang-orang dengan heran menatap benda itu. Energinya bukan memakai listrik, apalagi bensin.

Tapi memakai energi alam disekitarnya, itulah awal mula kendaraan layangan. Kendaraan itu bergerak memanfaatkan udara, juga memiliki mode menyelam. Jika didalam air, maka dia bergerak memanfaatkan air.

Orang-orang masih tidak peduli, Si brilian tidak kurang akal. Dia menyuruh seseorang mencoba kendaraannya sekali saja. Dengan disiarkan ke berbagai dunia.

Dua tahun kemudian, kendaraan layangan mulai digunakan banyak orang. Dengan begini, semua orang bisa terbang maupun menyelam ke berbagai samudera.

Lima tahun kemudian, muncul sesuatu yang aneh lagi. Sebuah kekuatan muncul dari tempat bernama Surabaya, kekuatan yang diberi nama elemental. Orang-orang mulai gelap mata, mereka menyalahgunakan kekuatan elemental.

***

“Eh, kok ada halaman robek sih? Apa yang terjadi setelah ‘menyalahgunakan kekuatan elemental’?” Ali mendengus kesal

“Tapi aku tahu apa yang terjadi selanjutnya.” ujar John

“Oiya?” Hamzah dan Kris antusias

“Iya. Setelah itu, si brilian muncul lagi ke permukaan. Dia sedih melihat orang-orang berubah menjadi jahat. Lebih sedih lagi ketika si elemental pertama lah yang memulai semua ini.”

“Si elemental pertama menyuruh seseorang untuk menunjukkan kepada dunia betapa hebatnya kekuatan ini. Si brilian akhirnya menciptakan sebuah benda, bernama Biru. Dia mendapatkan seorang teman, mereka berdua datang ke kediaman si elemental.”

“Lalu?” Kris menyela

“Lalu pertempuran terjadi. Sebenarnya itu seimbang, dua lawan dua. Tapi si elemental menggunakan cara licik, dia mengaktifkan kekuatan tertinggi dari elemental. Sebuah teknik ilusi.”

“Bukan main, si brilian dan temannya terdesak. Temannya akhirnya menyebutkan sebuah mantra dan pertarungan kembali seimbang. Lima belas hari kemudian, si brilian sudah terkapar tidak berdaya. Temannya terpaksa melarikan diri tanpa sempat membawa Biru.”

Kris, Hamzah dan Ali terdiam mendengar cerita itu. Mereka bertanya darimana dia tahu cerita selengkap itu, John menjawab ada di salah satu buku miliknya.

Kris penasaran, dia ingin melihat buku itu. John menunjukkannya, buku bersampul warna hijau dengan judul ‘Sejarah Masa Lalu’.

***

Kami sudah puas disini, waktunya mengunjungi tempat satunya. Ternyata tidak seperti yang kami duga. Cuman gudang berbagai senjata, entah buat apa dan kapan digunakan. Sudah dua jam kami disini, kami kembali ke layangan.

Ketika sampai, Kris berbisik sebentar dengan Ali dan Hamzah. Kemudian mereka bertiga berhadap-hadapan dengan John.

“John, kamu mau ikut kami membuktikan Legenda Biru?”

“Bilang saja aku diajak masuk ke kelompok kalian” jawab John nyengir

“Baiklah, memang begitu maksud kami. Tapi kalau kamu tidak mau tidak masalah” ujar Ali

“Tentu saja aku ikut. Kalau tidak, formasi kita tidak sempurna lagi.”

Hamzah, Kris dan Ali tersenyum mendengarnya. Akhirnya sebuah kelompok, sebuah persahabatan mulai terbentuk perlahan-lahan. Masih ada berbagai rintangan yang menunggu disana.

***

“Tuan”

“Ada masalah apa lagi hah!?”

“Orang-orang yang mengambil kunci perak, telah membuat kelompoknya. Sepertinya dugaan ‘dia’ benar-benar akurat.”

Orang yang tertutup bayangan itu menunjukkan seringainya. Si ‘dia’ benar-benar sesuai harapannya. Berarti dalam beberapa jam kedepan sebuah peristiwa bisa terjadi.

Menurutmu siapa teman Si Brilian? Kekuatannya muncul disini : Legenda Biru (Vol 3)

 

Bersambung ke : Legenda Biru (Vol 6)