Legenda Biru : Mimpi itu Lagi (Vol 1)

Aku pernah membaca buku berisikan legenda sebuah benda. Disana dikatakan siapa pun yang mendapatkannya, orang itu akan menjadi yang terkuat. Bukunya berjudul Legenda Biru.

Tapi malam ini, aku bermimpi aneh.

“Kamu masih belum menyerah juga!?” ujar orang yang tertutupi bayangan hitam

“Tentu saja. Selama kamu belum terkalahkan, tidak ada yang bisa menghentikanku”

“Karena kamu memaksa, jangan salahkan aku kalau kau kalah. Kris Rudi”

Aku terheran-heran. Kenapa ia bisa tahu namaku? Tentu saja sekarang anak itu hanya bisa melihat dibalik tembok mimpi.

***

Salah satu keunggulanku ialah bisa tahu kira-kira apa yang akan terjadi berikutnya lewat mimpi. Sudah empat kali itu muncul, tapi belum ada apa-apa. Mungkin itu pertanda di masa depan?

Meski masih 12 tahun, aku sudah punya markas penelitian dengan bentuk sederhana. Aku memandangi benda yang masih setengah jadi. Butuh berapa bulan lagi untuk menyelesaikannya? Kalau begini, orang lain bisa-bisa mendapatkan benda legendaris itu terlebih dahulu.

Bahan-bahan untuk menyelesaikannya kembali dipersiapkan. Anehnya, aku mendengar sebuah suara, “Benda itu bernama Biru. Carilah diantara bintang dan kegelapan.”

“Siapa kamu!?”

“Aku? Mungkin kamu baru mengetahuinya setelah mempelajari sejarah 2000 tahun yang lalu.” Setelah mengucapkan itu, suara tersebut menghilang.

2000 tahun yang lalu? Diantara bintang dan kegelapan? Kenapa ini semakin aneh, tapi aku tidak terlalu memikirkannya. Masalahku sekarang adalah benda setengah jadi ini.

Malam ini, aku kembali bermimpi

“Kamu harus segera pergi mencari Biru. Sebelum dia menggunakannya”

“Tunggu, kamu siapa?” tanyaku

“Shadow, mau atau tidak kamu tetap harus mencarinya. Karena memang begitu seharusnya. Besok, seseorang akan datang membantumu.”

Sebelum aku sempat berkata-kata, ia pergi. Tiba-tiba dari sebelah kiri ada yang mengatakan sesuatu, “Lagi-lagi dia. Kuharap dia tidak peduli lagi dengan Biru!”

***

Paginya, aku membuka kembali kertas berisikan desain penelitianku. Terdapat gambar kotak dan kendaraan. Tiba-tiba didepanku muncul seseorang.

“Aku akan masuk kedalam tubuhmu. Kendalikan kekuatanku dan kau bisa mengalahkannya.”

“Apa maksudmu?” jelas aku heran, tiba-tiba saja ada orang yang berkata begitu

“Di dunia ini, banyak yang mencari Biru. Hanya menggunakan panah es tidak begitu berguna. Mau atau tidak, aku akan masuk kedalam tubuhmu dan kendalikan kekuatanku”

Sebelum aku sempat berkata-kata, ia sudah masuk kedalam tubuhku dalam bentuk bayangan. Ia mempunyai nama Shadow.

Banyak sekali kejadian misterius lima hari terakhir. Tiba-tiba aku teringat mimpi semalam. Jangan-jangan, maksudnya adalah Shadow datang kepadaku untuk memberikan kekuatan? Sekarang aku mulai mengerti.

Tapi anak dengan rambut selalu rapi itu keliru menterjemahkannya. Lihatlah, didepan dia berdiri seseorang. Orang itu berkata, “Aku akan ikut kamu mencari Legenda Biru sekaligus membantumu meraih mimpi sebagai ilmuwan terhebat.”

Bersambung ke : Legenda Biru (Vol 2)