Asyiknya Jalan-Jalan ke Pusat Kota Paringin

Di artikel ini aku mau cerita tentang jalan-jalan ke pusat kota Paringin, sekaligus membahas dua taman di Balangan dan arti dari lambang Balangan. Jadi cerita kita sekarang akan lebih panjang.

Oiya, waktu aku ke dua taman itu, aku dan umiku melewati sekolah SD, SMP dan SMA, melewati banyak penjual makanan lalu habis itu baru deh lewat jembatan. Karena tempatnya jauh, aku di temani umiku, pun juga aku baru di Paringin.  Di tempatku, setelah melewati jembatan, bisa langsung sampai deh ke taman.

Eh iya, waktu itu aku dan umiku tujuan awalnya adalah pergi ke pasar. Tapi, karena pasar dekat dengan dua taman itu, sekalian deh ke taman.

Aku ke tamannya kemarin, berangkatnya jam  09.30. Oiya, dikedua taman itu untuk melakukan tugasku loh. Yaitu tugas ekplorasi online, untuk mengekplorasi sekitar.

Taman yang pertama aku jelajahi lebih gede daripada yang kedua. Namanya adalah Taman Monumen Perjuangan. Di situ ada banyak air mancur, ketika aku menghitungnya ternyata ada 34 air mancur.

Air mancurnya ada yang rendah dan tinggi. Yang rendah ada 17 kalau yang tinggi juga ada 17. Di tengah-tengah air mancur itu, terdapat menara, di menara juga ada patung-patung pahlawan Balangan yang sedang berjuang.

Oiya, 34 air mancur itu juga bisa menjadi kolam renang loh. Menurutku, kolam itu cukup dalam, tapi kayak asyik ya berenang di situ.

Di taman-taman itu ada juga meja dan empat tempat duduk yang terbuat dari semen. Di situ bisa cukup santai, lebih enak kalau sore-sore.

Rumput di situ rapi dan bagus, taman itu diberi pagar. Bagian depan di pagar dengan penghalang biasa, kalau disamping diberi dinding yang tinggi. Jadinya kalau ada di samping dinding itu bisa nggak kelihatan tamannya.

Oiya, disitu juga ada semen yang diisi pohon pinus. Aku mengelilingi menara air mancur itu, ketika aku lagi berkeliling, aku melihat tiga tempat sampah. Nama tempat sampahnya adalah non organik, B3 dan organik.

Ini foto Taman Monumen Perjuangan

 

Ke Pusat Kota Paringin

Ke Pusat Kota Paringin

Eh iya, aku ke taman bersama umiku menggunakan motor. Nah, selesai mengunjungi taman yang cukup besar ini, aku dan umiku mengunjungi taman kedua, yaitu Taman Sanggam.

Taman Sanggam atau bisa dipendekin jadi sanggam aja, tidak sebesar taman kesatu, tidak terlalu ramai dan nggak ada air mancur.

Oiya, sebenarnya taman sanggam itu ada air mancur, tapi sudah tidak bisa. Air mancurnya ada sekitar 10-15 air mancur, tidak banyak air mancurnya.

Tapi, kalau sore-sore di hari biasa, taman ini ada odong-odong dan istana balon. Kalau hari minggu bisa ditambah mobil-mobilan dan otopet.

Di belakang Taman Sanggam juga ada lapangan tenis, sekaligus buat tempat latihannya. Di sekitar situ, juga ada gedung Sanggam yang biasa dipakai untuk pertemuan khalayak umum.

Ini foto Taman Sanggam

Ke Pusat Kota Paringin

Eh, tahu tidak, Sanggam itu punya arti loh. Yaitu sanggup melaksanakan pembangunan yang didasari keikhlasan untuk masyarakat.

Oiya, aku juga akan membahas tentang sejarah Balangan. Balangan adalah kabupaten yang memisahkan diri dari ibukotanya, yaitu Amuntai-Kalimantan Selatan.

Ini foto lambang Balangan

Ke Pusat Kota Paringin

 

 

Ada beberapa arti di dalam lambang Balangan ini yang aku ambil dari Google, yuk kita bahas artinya.

 

  1. Kapas dan padi melambangkan kekayaan sumber daya alam dan mata pencarian rakyat
  2. Susunan batu bata dengan empat pilar warna merah, gambar benteng Antasari
  3. Piring warna hitam, melambangkan tempat bersejarah di Balangan yang disebut Batu Piring
  4. Tangkai pena berbentuk bambu runcing warna kuning, melambangkan semangat perjuangan rakyat Balangan
  5. Mata pena menancap ke piringan bewarna hitam, melambangkan investasi keberdayaan manusia
  6. Persegi empat trapesium di kiri dan kanan tangkai pena, membentuk huruf O dan D yang artinya otonomi daerah
  7. Kubah mesjid warna hijau, melambangkan ketaatan umat dalam melaksanakan ajaran agama
  8. Bintang warna kuning, melambangkan ketuhanan yang maha esa
  9. Rantai sebanyak delapan bingkai, melambangkan angka delapan
  10. Benteng yang terdiri dari empat pilar, melambangkan bulan keempat atau bulan April
  11. Batung batulis tangkai pena tiga ruas, artinya adalah 003 atau 2003

 

Oiya, arti dari angka delapan, angka empat dan tahun 2003 adalah sambungan dari 8 April 2003 adalah tanggal resmi berdirinya kabupaten Balangan.

Eh iya, ketika lagi berjuang, Balangan mempunyai motto, yaitu sanggup bekerja untuk masyarakat.

Nah, itulah cerita tentang jalan-jalan ke pusat kota Paringin dan penjelasan tentang arti lambang Balangan. Selesai dulu ya ceritanya, wasalamualaikum warah matullahi wabarakatuh.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *