Ashim Bin Tsabit

Siapakah Ashim Bin Tsabit? Dia adalah seorang sahabat Rasulullah saw yang pemberani.

Rasulullah saw pernah bertanya kepada Ashim, bagaimana ia berperang. Ashim pun menjawab,

”Jika musuh dihadapanku sejauh 100 hasta, aku panah dia. Jika musuh sejauh lemparan tombak, aku akan bertarung dengannya. Jika tombakku patah, maka kugunakan pedang!” Rasulullah saw berkata,”Nah begitulah cara berperang, barang siapa yang ingin berperang lakukan seperti Ashim”.

Saat perang Uhud, ada seorang wanita bernama Sulafah Binti Sa’ad. Dia ikut bersama suami dan anak-anaknya di pihak Quraisy. Saat perang Uhud selesai, Sulafah menunggu suami dan anak-anaknya, karena belum datang ia masuk ke arena pertempuran.

Sulafah merasa sedih karena suaminya dan anak-anaknya pada meninggal, kecuali 1 anaknya lagi. Anak Sulafah berjumlah 3 dan laki-laki semuanya. Namanya adalah Musafi’, Jullas, dan Kilab. Anaknya yang sekarat bernama Jullas, Sulafah bertanya siapa yang membunuhnya.

Jullas menjawab dengan terbata-bata, “A.. Shim… Bin.. Tsabit. Dia juga yang telah membunuh Musafi’ dan…” Kata-kata Jullas terputus setelah itu meninggal. Sulafah berkata siapa yang berhasil membawa kepala Ashim, hidup atau mati akan diberikan hadiah berapa pun ia mau.

Tidak beberapa lama setelah perang Uhud, Rasulullah memberikan tugas kepada enam sahabatnya, diantaranya adalah Ashim Bin Tsabit sebagai pimpinan. Di perjalanan, mereka diserang oleh kaum Hudzail dan mengalami kekalahan. Semua yang ikut Ashim meninggal. Sebelum meninggal Ashim berdoa agar mayatnya dijaga oleh Allah.

Kaum Hudzail hendak membawa kepala Ashim, tapi datang lebah hingga mereka pada lari ketakutan. Kaum Hudzail berharap  malamnya lebah sudah pada pergi, eh sorenya datang hujan yang lebat hingga banjir di tempat kaum Hudzail. Besoknya kaum Hudzail mencari mayat Ashim, ternyata mayatnya sudah hanyut. Doa Ashim agar mayatnya dijaga Allah dikabulkan.

 

 

Sumber buku: 101 Sahabat Nabi

Penulis: Hepi Andi Bastoni

Penerbit: Pustaka Al-Kautsar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *