Abu Thalhah Al-Anshari, Si Pahlawan Di Atas Kapal

Assalamualaikum, sekarang aku akan bercerita tentang salah satu sahabat Rasulullah saw yang keren, tangguh, hebat dan pahlawan di atas kapal. Bernama Abu Thalhah Al-Anshari, Pahlawan di atas kapal.

Kisah Abu Thalhah yang menarik adalah ketika dia mau menikah dengan Ummu Sulaim, bagaimana kisahnya? Yuk kita mulai.

Saat itu Abu Thalhah ingin menikah dengan Ummu Sulaim, Ummu Sulaim waktu itu sudah masuk islam sementara Abu Thalhah belum.

Ketika Abu Thalhah mau menikahi Ummu Sulaim, Ummu Sulaim berkata kepada Abu Thalhah.

Ummu Sulaim, “Aku tidak mau menikah dengan laki-laki sepertimu”

Abu Thalhah, “Apa yang menghalangiku menikahi dirimu?”

Ummu Sulaim, “Karena engkau musyrik”

Abu Thalhah, “Apakah yang kuning atau putih? Emas atau perak?”

Ummu Sulaim, “Emas atau perak?”

Abu Thalhah, “Ya, apakah maharnya emas atau perak”

Ummu Sulaim, “Jika engkau bersyahadat, maka itu adalah mahar kau menikah dengan aku. Tidak perlu emas atau perak”

Abu Thalhah hanya masih terdiam. Dia ingat patung sembahannya yang hanya terbuat dari kayu.

Ummu Sulaim, “Tidakkah engkau tahu wahai Abu Thalhah, patung yang engkau sembah hanyalah sebuah kayu. Apakah engkau tidak malu menyembah sebuah kayu?”

Mendengar perkataan Ummu Sulaim, Abu Thalhah pun masuk islam. Orang-orang muslim kaget mendengar mahar kawin Ummu Sulaim dengan Abu Thalhah, maharnya adalah masuk islam.

Nah, setelah masuk islam, Abu Thalhah selalu ikut dalam peperangan. Di perang Uhud, Abu Thalhah juga termasuk orang yang melindungi Rasulullah saw.

Pada saat pemerintahan Utsman Bin Affan, terjadi peperangan yang akan dilaksanakan di laut. Waktu itu Abu Thalhah sudah tua, anak-anaknya tidak mengijinkan ayahnya berperang, tapi Abu Thalhah tetap maksa dan akhirnya dia ikut perang.

Oiya, ketika Abu Thalhah wafat, Abu Thalhah dalam kondisi berpuasa dan berniat berjihad loh. Abu Thalhah dimakamkan di sebuah pulau di tengah laut.

Teman-teman, baca juga artikel aku yang berjudul Muawiyah Bin Abu Sufyan, sahabat nabi yang keren dan Dhihya Bin Khalifah Al-Kalabi – Utusan Nabi untuk Heraklius

Nah itulah kisah Abu Thalhah Al-Anshari yang keren, tangguh dan hebat. Udah dulu ya ceritanya, wasalamualaikum warah matullahi wabarakatuh.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *